Bisa saja terjadi suatu saat komputer anda mengalami crash yang hebat atau diserang virus yang membuat sistem komputer anda hancur dan dengan berat hati anda harus menginstall ulang system anda. Yang jadi persoalan ketika kita menginstall ulang windows kita wajib kudu harus mengaktivasi ulang system yang kita install, apalagi yang belum memiliki atau terjangkau oleh koneksi internet. Gak mungkin kan kita membawa PC kita hanya untuk aktivasi saja ke warnet, iya kalo deket kalo jauh kan berabe ya gak, iya aja dah…
.
Nah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tips langkah preventif untuk mengantisipasi jika hal tersebut terjadi, yaitu bagaimana cara membackup Status Aktivasi Windows XP.
Windows XP menyimpan informasi konfigurasi dari perangkat keras komputer pada saat aktivasi, status aktivasi produk, info status kadaluarsa dari instalasi XP, dan spesifikasi perangkat keras yang terpasang dalam file WPA.DBL yang terletak pada folder %SystemRoot%\System32. Untuk mengamankan file WPA.DBL, pihak Microsoft mengenkripsi file tersebut dengan RC4 algoritma. Namun, file WPA.DBL ini tidak dilindungi dan jika terhapus, Windows XP harus diaktivasi kembali. Pengguna tidak akan bisa mengembalikan WPA.DBL dengan Sistem Restore karena tidak termasuk dalam mekanisme cadangan.
Karena semua konfirmasi aktivasi disimpan dalam file WPA.DBL tersebut, sehingga pengguna dapat membackup file tersebut dan mentransfer backup file WPA.DBL untuk secara otomatis mengaktifkan Windows pada kondisi sudah diaktivasi jika pengguna memilih untuk menginstall ulang Windows XP. Dengan mengganti baru WPA.DBL pada instalasi windows XP baru dan mengembalikan backup file WPA.DBL yang sudah diaktivasi (=backup yang sudah dibuat), pengguna dapat mengabaikan dan tidak perlu melakukan proses aktivasi online lagi atau panggilan ke hotline Microsoft aktivasi dan menuliskan kode aktivasi yang ekstra panjang terdiri dari nomor dan karakter.
Ini bisa dilakukan dengan catatan bahwa komputer anda tidak mengalami perubahan hardware yang signifikan, misal panggantian mainboard dengan yang berbeda type dan speknya, cara tersebut akan menjadi percuma karena informasi hardware dalam WPA.DBL yan telah dibackup itu tidak sama, dan anda tetap harus melakukan aktivasi. Pada setiap sistem booting, Windows menganalisa keadaan/informasi hardware saat ini dan membandingkannya dengan informasi konfigurasi hardware yang tersimpan dalam WPA.DBL tersebut. Apabila ada perubahan hardware, Windows membuat catatan perubahan dalam WPA file, namun juga menyimpan konfigurasi yang asli untuk referensi. Jika perubahan yang ada terlalu signifikan, atau sudah terlalu banyak perubahan, Windows XP akan menulis ulang file WPA.DBL kembali ke kondisi semula pada saat sebelum diaktifkan (ukuran file hanya sekitar 2K ), dan harus diaktivasi kembali.
Jika kita berencana untuk mengubah konfigurasi perangkat keras, dianjurkan juga untuk membuat cadangan file WPA.DBL sehingga pengguna dapat dengan mudah mengembalikan kekadaan sudah diaktifkan tanpa perlu menghubungi Microsoft lagi ketika mengubah hardware dan terhapus karena ketidakcocokan.
Cara Backup dan Transfer Informasi Aktivasi Windows XP
- Buka My Computer atau Windows Eksplorer.
- Cari Folder %SystemRoot%\System32 [biasanya C:\Windows\System32].
- Copy file WPA.DBL dan WPA.BAK pada media penyimpanan portabel e.g. flashdisk, floppy disk dll
- Lanjutkan dengan memformat ulang hardisk dan install ulang Windows XP pada komputer yang sama.
- Setelah proses instalasi selesai dan jendela “Windows XP Out of Box Experience [OOBE]” muncul, klik tombol “NO” untuk melewati proses aktivasi.
- Selanjutnya restart komputer tekan “F8″ untuk membuka jendela “Advanced Boot Option” dan pilih “Minimal Safe Mode“
- Buka My Computer atau Windows Explorer
- Ulangi langkah ke-2
- Ganti nama file WPA.DBL dan WPA.BAK yang ada.
- Salin File WPA.DBL dan WPA.BAK dari flash disk yang telah kita backup tadi ke folder tersebut.
- Restart komputer dan blah…, windows sudah teraktivasi.
Cara diatas tidak berlaku untuk mengaktivasi komputer/PC yang berbeda/ lain.
Selamat mencoba…
Buat Yang gak mau ribet, bisa download softwarenya disini



BERT972 berkata,
Kamis, 16 April 2009 pada 22:15
MAKASIH BANYAK ATAS TULISANYA…ABIS Aq LAGI PERLU…
cahcomputer berkata,
Sabtu, 23 Mei 2009 pada 12:15
Thengk U atas infonya.
ak4037 berkata,
Minggu, 24 Mei 2009 pada 19:20
BERT972 n cahcomputer..,
you’r welcome
irfan berkata,
Selasa, 26 Mei 2009 pada 3:46
gmn carax activasi windows xp2 profesional klo hardwarex dah ganti baru
ak4037 berkata,
Selasa, 26 Mei 2009 pada 7:39
biasanya windows xp yang genuine/ asli akan otomatis minta aktivasi ulang windowsnya, aktivasi bisa dilakukan online via internet/ melalui phone praktisnya sih cara online aja, klo gak otomatis klik startmenu->allprograms->accessories->activation icon bergambar kunci.
Mudahan bisa membantu.
danny berkata,
Sabtu, 30 Mei 2009 pada 11:53
mas, komputer saya dipartisi c,d e,f. terus klo saya mau install ulang XP PC saya, apakah file yang di partisi d, e, dan f akan terhapus?? atau hanya c saja?
ditunggu jawabannya ya. thanks. klo sempat jawabannya juga dikirim ke email saya ya mas… thanks lagi.
ak4037 berkata,
Kamis, 4 Juni 2009 pada 3:12
@ danny
Untuk hardisk yang dipartisi misal seperti yang punya Danny, itu sangat bagus dari segi keamanan data dan dianjurkan untuk hardisk yang mempunyai kapasitas besar. Dalam hal install ulang OS XP biasanya dalam proses install itu diberikan opsi untuk diinstall dipartisi mana kecuali untuk windows 98 dan Me itu wajib di partisi C, nah asal XP-nya di install di partisi C itu file di partisi lain gak ikut terhapus walaupun partisi C di format pada waktu proses instalasi biarkan saja partisi yang lainnya gak usah diotak-atik. Jadi intinya jika Danny menginstall ulang XP di Partisi C file yang ada dipartisi lain gak akan terhapus
Itu saja mungkin mudahan bisa membantu, mohon maaf kalo terlambat merespon
awalludin berkata,
Jumat, 5 Juni 2009 pada 18:14
mas, saya baru aja install ulang PC saya.. trus saya Bingung tuk install driver mainboard’a..bagaimana cara meng-install driver mainboard yg benar? tolong sarannya ya… thanx..
ak4037 berkata,
Jumat, 5 Juni 2009 pada 23:40
@ awalludin
Driver mainboard/motherboard biasanya ada disertakan ketika kita membeli.
Cara installnya, ketika selesai menginstall windows masukan CD instaler Drivernya biasanya otomatis/ autorun dan ada menu untuk menginstall driver yang diperlukan oleh mainboard seperti Chipsetnya, onboard Audio, onboard VGA (untuk type VGA yang terintegrasi dengan Mainboard) pilih driver yang belum terinstall, cara mudah untuk mengetahui apa saja driver yang belum terinstall lihat di device manager biasanya ada tanda seru kuning itu tandanya driver belum terinstall lalu klik kanan pada device yang bertanda seru tadi lalu pilih update driver atau install driver, lalu ikuti prosesnya.
Sementara itu dulu mungkin n selamat mencoba
kalo masih ada kesulitan, silahkan kirim email ke alamat ak4037[at]gmail[dot]com saya akan bantu semampu saya…thanx.
Mus berkata,
Minggu, 21 Juni 2009 pada 22:44
Komputer tidak bisa menginstal ulang window xp,apa yg harus saya lakukan.Apakah hardisk rusak.
ak4037 berkata,
Selasa, 30 Juni 2009 pada 23:57
@Mus
OK!
Maaf baru di respon..:)
Saya kurang bisa menangkap maksud saudara karena informasi yang saudara berikan kurang jelas apa komputernya Matot (=mati total) atau masih beroperasi tapi ada trouble pada system operasinya (=Windowsnya). Untuk Hardisk bila komputer itu masih bisa beroperasi dengan baik saya kira gak ada masalah, yang perlu diperhatikan yaitu pada saat proses install ulang, sampai tahap apa process itu terhenti apakah pada awal install atau sudah di pertengahan install dan komentar apa yang ditampilkan oleh windows ketika process gagal dilakukan. Mohon penjelasan yang detilnya ya supaya solusinya bisa tepat dan akurat…
awalludin berkata,
Rabu, 1 Juli 2009 pada 13:16
mas, pc saya menyala, tapi tampilan di monitor tidak ada hanya led monitor yg berkedip-kedip warna merah.. tidak ada bunyi beep, tapi kipas processor menyala…kira2 apa ya mas penyebabnya?? apa mngkin VGA card’a??
mohon bantuannya…
ak4037 berkata,
Jumat, 3 Juli 2009 pada 8:15
bisa jadi VGA cardnya yang bermasalah karena untuk beberapa type bios biasanya tidak menyertakan tanda beep, coba dilepas dulu VGA nya lalu pasang kembali, itu aja dlu di coba soalnya saya juga pernah mengalami hal tersebut ketika pake VGA card yang bukan onboard…, selamat mencoba.
hendy berkata,
Selasa, 7 Juli 2009 pada 19:15
Klo untuk windows vista caranya sama ga. soalnya pas sy cari file wpa.dbl di folder windows-nya ternyata ga nemu.
ak4037 berkata,
Kamis, 9 Juli 2009 pada 11:07
@hendy
coba baca artikel di http://setya5785.wordpress.com/2009/01/16/vista-activation-backup-restore-oem-only/
mudahan bisa bantu.
awalludin berkata,
Minggu, 19 Juli 2009 pada 12:31
komputer saya gk nyala..monitor hanya kedip2… padahal VGA dan RAM’a di coba di tmpt lain bisa… di clear cmos jg gk bsa, pake VGA yg onboard’a jg gk bsa… apakah pnyebabnya bisa dari bios??? mohon bntuannya..
Install Ulang Windows XP Tanpa Harus Activasi « ReNDezVoUs berkata,
Minggu, 26 Juli 2009 pada 10:58
[...] sumber: http://ak4037.wordpress.com/2009/04/02/install-ulang-windows-xp-tanpa-harus-activasi/#more-314 [...]
riana berkata,
Minggu, 2 Agustus 2009 pada 17:34
mas, kug g ad wpa.bak yaw. sumpah q gaptek bgd nie…. udh install ulg kuq msh mnt aktivasi trus yaw. klo suruh aktivasi, aq pan gtw kodenya. org q install di konter komputer gt…. tlg dum. klo bs skg yaw
ardin berkata,
Selasa, 4 Agustus 2009 pada 23:34
seminggu lalu komputer saya terserang virus dan terpaksa drive c saya harus diformat ulang (widows terhapus). setelah instal ulang windows minta diaktivasi lagi. tapi server kok menolok diaktivasi padahal saya tidak mengganti salah satu komponen dikomputer saya? gimana cara aktivasi bila sudah diinstal ulang??
ak4037 berkata,
Sabtu, 8 Agustus 2009 pada 22:46
@riana sorry baru direply coba download softwarenya di http://www.ziddu.com/download/4110602/AntiWPA.rar.html
@ardin lebih gampang memang online, tapi ada solusi lain yaitu melalui phonecall atau download softwarenya
tata berkata,
Rabu, 12 Agustus 2009 pada 1:25
trimakasih banyak mas atas infonya……
rio berkata,
Selasa, 1 September 2009 pada 12:15
yang sya tanyakan, klau kita terlambat aktivasi windows sampai habis masanya, khan ga bisa log on,,,,lalu bagaimana kita bisa aktivasi windows tsb cz kmputer jga tidak konek ke internet
awalludin berkata,
Kamis, 3 September 2009 pada 16:45
mas saya mau tnya… kmputer saya harddisk’a 250gb, 1 partisi, mau saya install ulang mnjadi 3 partisi, ada cara gk biar data sblum’a gk ke format??? cara yg cepat dan mudah…. makasih..
linton berkata,
Selasa, 8 September 2009 pada 15:28
Mas saya baru beli Enternal hardisk kavasitas 750 Gb, kemudian saya partisi sampati 7 bagian partisi,,satu bagian partisinya kira2 100GB,, tetapi masalah yang saya dapat adalah ketika saya connect ke PC / Desktop partisi bisa terbaca semua berikut data yang ada di dalamnya,,dan ketika saya Connect ke Notebook partisi tidak bisa dibaca, bahkan saya sudah coba connect kebeberapa notebook hasilnya sama saja tidak bisa dibaca,,apa yaang harus saya lakukan ya mas , apa ada settingan dinotebook agar bisa semua partisi mas, karna saya pikir kan menggunakan Operating System yang sama dgn PC/Desktop…Untuk itu mohon perjelasannya mas, sebelum dan sesudahnya terima kasih banyak mas,,Sukses selala mas…Merdekaaaa
ak4037 berkata,
Rabu, 9 September 2009 pada 4:38
@rio : Untuk mengingatkan tulisan saya ini ditujukan bt yang sudah aktivasi, tapi jika sudah terlanjur basah telat aktivasi, solusinya harus install ulang Os nya, setelah itu cepat2 diaktivasi. untuk menyelamatkan datanya coba lihat caranya di http://tomorrowtimes.blogspot.com/2006/12/how-to-login-to-expired-windows.html, mudahan bisa membantu jangan lupa setelah aktivasi backup file WPA.DBL nya.
@awalludin
coba pakai software partition magic
@Linton, yang mau saya tanya apakah ketika anda menghubungkan ke Notebook itu notebook dalam keadaan menyala (hotplug) atau notebook dalam keadaan off klo krn walaupun antara OS pc dan notebook itu sama terkadang prosedur penambahan devicenya berbeda dalam arti biar udah terinstall drivernya terkadang ada yang mengharuskan untuk restart sistem supaya device yang baru terinstall bisa bekerja dengan baik dan ada juga yang tidak, coba ketika eksternal HD sudah terpasang dalam keadaan notebook menyala restart kembali systemnya itu aja dlu mungkin mudahan berhasil…, selamat mencoba.
aldi berkata,
Minggu, 13 September 2009 pada 21:11
mas, saya mau tanya cara membut virus gemanah?
aldi berkata,
Minggu, 13 September 2009 pada 21:21
cepetan balas ow massssssss
Sariful alim berkata,
Sabtu, 24 Oktober 2009 pada 11:41
Waktu q install ulang, tiba2 touch pad nya kadang2 fungsi kadang enggak