Secara mudah Sintaks dari pendefinisian CSS2 dapat dirumuskan sebagai berikut :

selector { property: nilai; }

Selector merupakan nama elemen yang ingin diatur attributnya, atau bisa juga merupakan nama kelas yang mendefinisikan sebuah aturan. Jika menggunakan nama elemen, aturan style sheet tersebut akan langsung diimplementasikan pada elemen tersebut, ktika elemen ditampilkan pada browser. Jika menggunakan nama kelas, maka aturan style sheet akan diimplementasikan jika kelas tersebut digunakan oleh elemen melalui atribut id atau class.

Contoh:

Aturan menggunakan nama elemen :

h1 { font-size: 14px;
       color: blue;
       }

Pada aturan ini elemen h1 akan mengikuti aturan dari style sheet di atas, lihat bawah

 

 

Nama Elemen

 

 

 

Aturan Menggunakan Nama Kelas :

#content { font-family: arial, verdana, helvetica;
                 tex-align: left;
                 padding: 5px 5px 10px 5px;
                 …dst
           }

 implementasinya sebagai berikut :

<div id=”content”>….isi dari content…</div>

Dengan demikian aturan dengan menggunakan nama kelas id akan diterapkan pada tag tersebut.