stop Agak sedikit aneh memang kalau saya menggunakan judul “stooopp…!!” yang mungkin sama sekali gak ada hubungannya dengan marka jalan atau rambu-rambu lalulintas. Oprekan ku kali ini hanya iseng, begitu pula oprekan-oprekan yang lain seperti “Kecoa Bintjoro”, “Pilkada atau Audisi” de el el.

captionIni sebenarnya yang berhubungan dengan judul pilihan saya.

Menjelang bulan puasa ini depkominfo mengumumkan pemblokiran konten porno di internet. namun yang patut disayangkan dan banyak dikeluhkan oleh para pelaku bisnis online adalah masuknya beberapa situs yang selama ini menjadi mata pencaharian para pelaku bisnis online dan itu juga tidak ada sangkut pautnya dengan konten berbau lendir tersebut.seperti google adsense, chitika, casalemedia dan masih banyak lagi

ini patut disayangkan karena selain tidak ada hubungannya dengan konten porno layanan layanan tersebut juga menjadi ladang bagi para pebisnis online untuk mengais rejeki. tentunya kita semua berharap menkominfo lebih arif dan meninjau kembali kebijakanya tersebut.[sumber : http://www.ripiu.com/article/read/menkominfo-blokir-situs-porno]

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPR Marzuki Alie, menyatakan, upaya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring memblokir situs porno di bulan Ramadhan belumlah cukup. Marzuki, meminta Menkominfo memblokir semua situs porno yang ada di dunia maya.
"Bilang ke Pak Tifatul, 100 persen ditutup jangan 90 persen saja," kata Marzuki, kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/8).
Marzuki teknis penutupan situs porno sepenuhnya kepada Kementrian Komunikasi dan Informatika. Marzuki mengharapkan, situs-situs porno di dunia maya sama sekali tidak bisa dibuka sehingga anak-anak tidak bisa mengaksesnya. "Mau situs porno yang pake password atau apapun intinya jangan sampai bisa dibuka," kata Marzuki.
Menkominfo Tifatul Sembiring memang telah berkomitmen menutup situs porno di dunia maya selama Ramadhan. Namun, Tifatul menyatakan, menyisakan 10 persen dari jumlah situs yang ada untuk tetap bisa diakses. "Blokir situs porno dilakukan oleh provider-provider dengam cara mereka masing-masing. Kalau ada yg tidak porno tapi ditutup harap hubungi provider masing-masing," tulis Tifatul di akun Twitter-nya hari ini.

Bukan hal yang mudah memang tapi ini merupakan progres yang positif diranah dunia maya kita, tapi…, baik juga ya pak Tifatul masih membuka 10 persen yang masih bisa diakses🙂.