Artikel ini dikutip dari artikel yang di tulis oleh Gunung Sarjono pada majalah PCMEDIA edisi 09/2010 halaman 84 – 86.

Abstract

Dengan meningkatnya gerakan dalam mengendalikan pemanasan global, mengurangi kadar karbon, dan mengembangkan teknologi hijau, konsumsi daya dari komputer pribadi bukanlah masalah sepele.

Anda mungkin bertanya, apakah benar bahwa Windows 7 mempunyai manajemen pengaturan daya yang lebih efisien dan bisa membuat pemakaian baterai lebih lama saat dijalankan pada Laptop? Berdasarkan pengalaman menjelaskan Windows 7 pada Laptop, tampaknya memang benar bahwa terdapat perbaikan pada teknologi manajemen daya Windows 7.

Tentu saja, untuk mendapatkan daya baterai semaksimal mungkin, kita harus mengatur setting Power Plans pada Power Option di Control Panel. Windows 7 juga mempunyai fitur baru bernama Powercfg yang memungkinkan kita untuk mengevaluasi efisiensi setting power plan kita. Pada artikel kali ini, kita akan secara singkat membahas Power Plans Windows 7. Kita akan melihat bagaimana menggunakan Powercfg untk mengevaluasi efisiensi setting power plan kita.

Perbaikan Manajemen Daya Windows 7

Sebelum kita mulai ke setting power plans pada Power Option di Control Panel, mari luangkan waktu sedikit untuk melihat bahwa Microsoft telah menghabiskan banyak waktu untuk menganalisis semua komponen di komputer dan sistem operasi yang bertanggung jawab untuk menyalurkan dan mengelola penggunaan daya. Mereka telah meningkatkan kemampuan manajemen daya pada windows 7 menjadi jauh lebih baik.

Bahkan, Power Management in Windows 7 Overview Whitepaper pada TechNet menjelaskan sejumlah perbaikan pada sistem operasi yang mencakup hal-hal, seperti driver perangkat mendukung teknologi manajemen daya terbaru dari para vendor hardware independen ternama; manajemen aktifitas idle yang lebih baik dengan menghapus atau menggabungkan aktifitas background untuk memastikan supaya sistem bisa masuk ke modus hemat energi lebih sering; trigger penyalaan service baru yang memungkinkan proses background dijalankan hanya ketika terjadi event tertentu; Adaptive Display Brightness lebih cepat meredupkan layar setelah selang waktu tertentu tidak aktif; optik drive bisa memutar disc lebih efisien selama pemutaran DVD sehingga mengonsumsi daya lebih sedikit; pemberitahuan baterai lemah lebih menonjol dan lebih informatif; policy manajemen daya yang lebih tepat guna dengan menggunakan WMI yang akan memungkinkan praktisi TI untuk mengelola daya secara lebih baik dan memecahkan masalah terkait.

Untuk lebih lanjut dari artikel ini, akan saya posting pada kesempatan berikutnya.